OTORITAS SEBAGAI NILAI KELUHURAN BANGSA
Selain dasar
negara dan ideologi bangsa Pancasila sebagai otoritas mewujudkan keadilan,
kesejahteraan, kemakmuran, Kesehatan, yang berdasarkan kepada keTuhanan Yang
Maha Esa, yang berkeadilan dan beradab. Lima sila sebagai pedoman menjunjung
tinggi nilai yang ada untuk mewujudkan setiap kebaikan dalam kemanusiaan.
Sebuah jalan yang berliku, terjal, dan permasalahan yang kompleks serat dengan
kesulitan dan penderitaan. Pancasila tidak hanya ada melainkan hadir dalam
wujud nyata guna melanjutkan perjalanan perjuangan kemerdekaan Negara.
Insan-insan yang berakhlak baik bukan hanya sebagai penjuru namun juga sebagai
pelaksana nilai yang sudah dicetuskan untuk di jalankan sebaik mungkin. Selain
itu, budi pekerti, kearifan, kesabaran, dan ketenangan, dalam setiap ujian yang
sedang di hadapi adalah bekal yang cukup untuk menghadapi setiap pergeseran
makna yang terjadi seperti korupsi, kesewenang-wenangan, kelaliman, kedjoliman
terhadap yang lemah, juga sifat-sifat tamak angkara murka yang hanya akan
menghasilkan penindasan, penderitaan, kesengsaraan, dan keburukan lainnya.
Sebuah situasi yang mengerikan namun sulit untuk menemukan kelurusannya. Nilai-nilai
kebaikan yang telah ada yang harus di jaga, dirawat, dan dipeliharan guna mewujudkan
sebuah tutur, akhlak, kata-kata kebaikan lainnya. Seperti dalam bahaya yang
jika banyaknya masalah namun minim dalam Upaya penyelesaikan dan langkah yang
kelabu. Keluhuran sebagai benteng terakhir yang mampu mensiratkan setiap serat
dengan jalan pembawa Solusi yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar