Selasa, 06 Januari 2026

Melawan Kebatilan, Seporadisme, Konspirasi, dan Kegelapan

REFLEKSI, SIKAP, DAN MEMPERTAHANKAN DIRI

Dalam eksistensinya di dalam aktifitas dan kegiatan merefleksasikan setiap kesulitan menjadi solusi, permasalahan menjadi peluang, dan tantangan menjadi menemukan jalan untuk mempertahankan segara sesuatu yang mendasar seperti nilai, iman, taqwa, dan peluang. Harapan yang tidak boleh memudar melainkan dicapai, diusahakan, dan di wujudkan semaksimal mungkin dengan sebaik-baiknya. Menanggung beban penderitaan sekitar dan orang lain, keluh-kesah menemukan jawaban yang tepat dalam setiap kehadirannya yang membingungkan, menyulitkan, dan menjadikannya sebagai sarang penyamun melalui propaganda, dan konspirasi kegelapan. Mencari kebenaran itu sendiri melalui sikap yang di dasari adab, takwa, iman, dan doa yang harus di pisahkan dari segala bentuk kuasa kegelapan, kedjoliman, kelaliman, kesewenang-wenangan, dan segala bentuk perbuatan yang mencerminkan kemunafikan dan kesombongan di dalam berprilaku dan bertutur kata yang di tegakan di atas kebatilan. rasa yang mengecap dengan otak yang mengalir menemukan intuisi. Menjaga jiwa-jiwa dari kehancuran, penderitaan, dan kesengsaraan.

 

Sumber gambar :

https://www.pelajaran.co.id/pengertian-dan-macam-macam-keadilan-menurut-para-ahli-lengkap/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kurikulum yang Mendidik sebagai Pedoman atas Hak Memperoleh Keadilan, Kemerdekaannya, dan Tut Wuri Handayani

MEMPERJUANGKAN KEMBALI HAK-HAK SESEORANG DAN KEMERDEKAANNYA Bahwa tidak ada suatu hukuman pidana yang dapat menimbulkan kematian hak kep...