REFLEKSI, SIKAP, DAN MEMPERTAHANKAN DIRI
Dalam
eksistensinya di dalam aktifitas dan kegiatan merefleksasikan setiap kesulitan
menjadi solusi, permasalahan menjadi peluang, dan tantangan menjadi menemukan jalan
untuk mempertahankan segara sesuatu yang mendasar seperti nilai, iman, taqwa,
dan peluang. Harapan yang tidak boleh memudar melainkan dicapai, diusahakan,
dan di wujudkan semaksimal mungkin dengan sebaik-baiknya. Menanggung beban
penderitaan sekitar dan orang lain, keluh-kesah menemukan jawaban yang tepat
dalam setiap kehadirannya yang membingungkan, menyulitkan, dan menjadikannya
sebagai sarang penyamun melalui propaganda, dan konspirasi kegelapan. Mencari kebenaran
itu sendiri melalui sikap yang di dasari adab, takwa, iman, dan doa yang harus
di pisahkan dari segala bentuk kuasa kegelapan, kedjoliman, kelaliman,
kesewenang-wenangan, dan segala bentuk perbuatan yang mencerminkan kemunafikan
dan kesombongan di dalam berprilaku dan bertutur kata yang di tegakan di atas kebatilan.
rasa yang mengecap dengan otak yang mengalir menemukan intuisi. Menjaga
jiwa-jiwa dari kehancuran, penderitaan, dan kesengsaraan.
Sumber gambar :
https://www.pelajaran.co.id/pengertian-dan-macam-macam-keadilan-menurut-para-ahli-lengkap/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar